tamax™Learning

-my study documentations-

Here i'll bring you a simple tips to get music from internet (mp3 extension). Just follow few steps, using your browser and Google as the media.

1. Open your browser & go to GOOGLE
2. Enter a search box, then put query bellow.

?intitle:index.of? mp3 "artist" "title"

intitle:index.of ---> google will bring you many pages that  title pages contain "index.of"
mp3              ---> as an usual filter keyword to get mp3 music file
"artist "            ----> replace to artist/group/band you are looking
"title"               ----> replace to song title
*you might be to use " ", to get more accurate result

example:
?intitle:index.of? mp3 Nidji
?intitle:index.of? mp3 Padi "arti sahabat"
?intitle:index.of? mp3 "kyle minogue" "i believe in you"
3. See the result below. Choose from that list to enter the index page.



4.  Get in to pages that you enter and find what you search for.



5. The last, download the file directly trough your browser or using dowload software.

*other tips:  
"parent directory " MP3 -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums [artist] [title]
source:  http://www.funponsel.com
read more...


Internet Protokol
           
Internet protokol, biasa disingkat IP, adalah protokol komunikasi data paling populer. Biasanya juga disebut TCP/IP yang merupakan gabungan dari dua protokol, pada layer berbeda yaitu transport dan network. Konsep ini sangat lah penting dan bisa disebut juga basic untuk masuk lebih jauh ke dunia Internet. Karena Internet Protokol sendiri luas, yang akan dibahas disini hanya meliputi konsep layer IP, fungsi layer, metode pengalamatan serta media akses yang digunakan.

OSI Layer

Sebelum membahas tentang Internet Protokol itu sendiri, kita perlu mempelajari konsep layering yang dituangkan dalam OSI (Open System Interconection). OSI dikeluarkan oleh ISO (International Organization for Standardization) sebagai acuan resmi dan diakui oleh badan lain yang ingin mengembangkan dan mengimplementasikan protokol ini. OSI membagi internet protokol sebanyak 7 layer.

Alasan memodelkan IP dengan konsep layering ini adalah:
1. mengurangi kompleksitas sistem
2. memberikan standar interface antar protokol
3. memastikan intropebilitas antar teknologi
4. mendorong kemudahan perkembangan dan evolusi teknologi
5. memudahkan konsep pembelajaran dan pengajaran.
Dalam cakupan penjelasan ini, yaitu IP, juga representasi dari konsep layering yang di tetapkan dalam OSI. Dalam tiap layer akan ada protokol yang akan menanganinya secara langsung dan terpisah. Protokol ialah tata bahasa atau aturan yang digunakan oleh sebuah sistem untuk dapat saling berkomunikasi. Kita dapat membandingkan antara layering OSI dengan TCP/IP dalam gambar berikut:


Fungsi Per-layer

Sesuai konsep layer, tiap segmen akan bekerja secara independen dan memiliki keteraturan antar layer untuk dapat berhubungan. Dari gambaran diatas, selanjutnya kita dapat menentukan fungsi tiap layer masing-masing, seperti yang tergambar dalam bagan di bawah.



Enkapsulasi dan Format Paket IP

Dalam proses pengiriman data, protokol yang bekerja pada tiap layer akan menambahkan suatu informasi miliknya berupa header. Header ini berisi identitas dan informasi yang dibutuhkan oleh paket dalam perjalananya. Header-header ini terus ditambahkan protokol pada layer dibawahnya hingga sampai ke network interface.
Begitupun sebaliknya ketika sebuah data akan di terima, header tersebut akan diperiksa oleh protokol yang dituju pada tiap layer. Jika valid, data akan diteruskan

Begitulah proses enkapsulasi, proses ini mencerminkan kerja independen masing-masing layer yang hanya menangani bagiannya saat akan dikirim maupun diterima. Dari gambaran kasar tentang adanya proses enkapsulasi pada paket IP, selanjutnya kita  dapat mempelajari format datagram IP.


Version untuk menunjukkan versi protokol yang dipakai, Header Length menunjukkan panjang paket header dalam hitungan 32 bit. Type of Service menunjukkan kualitas layanan, Total Length of datagram menunjukkan total keseluruhan panjang datagram.
Identification, Flags & Fragment Offset digunakan untuk fragmentasi paket, TTL (time to live) menunjukkan jumlah hop maksimal yang dilewati paket IP.
Sedangkan Protocol mengandung angka yang mengidentifikasikan protokol layer atasnya. Header Checksum untuk mengecek kebenaran isi header datagram. Source & destination IP Address merupakan alamat pengirim dan penerima datagram. Untuk byte option dapat berisi Strict Source Route, yaitu daftar lengkap alamat IP dari router yang harus dilalui untuk sampai ke tujuan, dan Loose Source Route.

Pengalamatan IP

Untuk dapat berkomunikasi satu dengan yang lain, IP menyediakan sebuah metode tentang pengalamatan yang bersifat universal untuk bekerja pada jaringan tersebut. Melalui metode pengalamatan secara logic ini, tiap host akan diberi sebuah alamat yang unik sehingga dapat berkomunikasi secara penuh antar host dalam jaringan. Alamat yang diberikan pada host-host dalam sebuah jaringan disebut IP address.
Standar IP address yang digunakan saat ini, juga layanan Speedy, adalah IPv4. Format pengalamatan ini menggunakan 32 bit bilangan biner yang dibagi menjadi 4 oktet dengan pemisah tanda titik (dot). Untuk mempermudah dalam membaca dan menulis, bilangan biner 32 bit tersebut dapat dinotasikan dalam bilangan desimal

xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

dimana tiap tanda silang (x) adalah bilangan biner, satu atau nol.



    Konfigurasi diatas akan menghasilkan variasi maksimal sebanyak 4.294.967.296 buah. Untuk mengurangi kompleksitas dan juga memenuhi kebutuhan akan berbagai desain jaringan yang berbeda, IP address dibagi lagi menjadi 5 kelas yang berbeda. Pembagian ini sebenarnya hanya didasarkan pemisahan netID (n) dan hostID (h). Dimana netID menunjukan identifikasi jaringan yang dipakai, sedangkan hostID menunjukkan identifikasi host bersangkutan yang terhubung ke jaringan.


Dari gambaran diatas, kita dapat memperoleh informasi lebih jauh:

Kelas A
Format            : 0nnnnnnn hhhhhhhh hhhhhhhh hhhhhhhh
Identifikasi         : bit pertama 0
Panjang NetID     : 8 bit
Panjang HostID    : 24 bit
Byte pertama        : 0 – 127
Jumlah jaringan    : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
Range IP        : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
Jumlah IP        : 16.777.214 alamat IP pada setiap kelas A

Kelas B
Format         : 0nnnnnnn nnnnnnnn hhhhhhhh hhhhhhhh
Identifikasi         : 2 bit pertama 10
Panjang NetID        : 16 bit
Panjang HostID     : 16 bit
Byte pertama         : 128 – 191
Jumlah jaringan     : 16.384 kelas B
Range IP         : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
Jumlah IP         : 65.532 alamat IP pada setiap kelas B

Kelas C
Format         : 0nnnnnnn nnnnnnnn nnnnnnnn hhhhhhhh
Identifikasi         : 3 bit pertama bernilai 110
Panjang NetID     : 24 bit
Panjang HostID     : 8 bit
Byte pertama         : 192 – 223
Jumlah jaringan     : 2.097.152 kelas C
Range IP         : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
Jumlah IP         : 254 alamat IP pada setiap kelas C

Kelas D
Format         : 1110mmmm mmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmm
Identifikasi         : 4 bit pertama bernilai 1110
Bit multicast         : 28 bit
Byte Inisial         : 224 - 247 bit
Deskripsi         : Kelas D adalah ruang alamat multicast (RFC 1112)

Kelas E
Format         : 1111rrrr rrrrrrrr rrrrrrrr rrrrrrrr
Identifikasi         : 4 bit pertama 1111
Bit cadangan         : 28 bit
Byte inisial         : 248 –255
Deskripsi     : Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental


Part 2, will comin soon
originally posted & created by baran abdaha
read more...

Bagi yang memiliki sebuah laptop, tentu saja akan berbeda cara merawatnya dengan sebuah PC biasa. Secara umum, merawat software sama saja, namun untuk fisiknya perlu penangan khusus. Ini sangat beralasan, karena perbedaan nyata ada di fisik laptop yang mendukung fungsi mobile. Laptop memiliki dimensi lebih kecil serta arstitektur yang lebih rentan.

Disini, akan disertakan beberapa tips menjaga laptop secara fisik dari berbagai mulai dari pencurian, kerusakan cover, dsb. Dari pengalaman pribadi penulis, semoga anda dapat menghindari kesalahan-kesalahan umum.

1. Letakkan ditempat yang terjangkau dan terawasi
Ini lah hal pertama yang perlu dilakukan. Percuma jika kita memberikan perlindungan ekstra dengan berbagai perlengkapan tambahan namun diluar jangkauan kita. Dalam beberapa hal seperti perjalanan, jangan pernah meninggalkan dalam mobil. Mungkin contoh sebelumnya sudah biasa, kasus yang sering terjadi untuk lingkungan mahasiswa adalah ketika di adakan suatu acara yang memakai laptop. Kadang-kadang ditinggalkan begitu saja tanpa diawasi seorangpun. Hendaknya pemilik lebih waspada pada barangnya sendiri, karena ditengah kesibukan seperti itu tidak ada yang bisa benar" diandalkan.

2. Gunakan tas khusus berkualitas baik.
Ketika kita membeli laptop baru, sudah tentu kita akan diberikan tas bawaan sebagai bonus. Biasanya tas tersebut sudah cukup baik untuk melindungi secara fisik ketika dibawa bepergian. Tas khusus akan memiliki busa yang baik untuk meredam guncangan bahkan jika terjatuh. Pastikan juga tas tersebut memiliki jahitan tali yang kuat untuk menaggung beratnya laptop, agar nyaman dan tidak gampang lepas.
Anda juga bisa menggunakan bag cover kecil untuk membungkus laptop anda, sehingga dapat dimasukkan ke tas biasa. Bag cover juga berguna untuk mengantisipasi gesekan dengan benda lain ketika anda menggukan tas biasa yang dapat menyebabkan lecetnya chasing laptop. Jika ingin mencari tas baru, pastikan kualitasnya. Anda akan menemukan berbagai merek yang baik dipasaran seperti Targus, Polo, Bodypack dsb.

3. Gunakan kunci keamanan tambahan
Tiap laptop akan disediakan sebuah lubang untuk dipasangkan sebuah K-lock. K-lock adalah kunci pengaman khusus untuk merantai laptop agar tidak bisa dibawa jauh. Ada berbagai variasi dipasaran yang dapat anda pilih seperti, K-lock dengan sebuah kunci maupun dengan kode.

4. Jangan pernah menekan layar LCD
Ini adalah salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan banyak pemilik laptop. LCD monitor laptop yang terdiri dari serat-serat liquid sangat rentan putus. Belum lagi lapisan layar yang sangat tipis, sangat mudah rusak bahkan pecah. Pernah terjadi layar LCD teman sampai bocor, karena kukunya yang panjang tidak sengaja menekan layar LCD.

5. Jangan menghidupkan diatas Tempat tidur
Laptop memiliki sirkulasi pertukan udara diberbagai bagian bodynya. Sebagian ada yang berada di bagian bawah. Ketika kita meletakkan di alas yang lembut seperti tempat tidur, sofa dsb, bagian sirkulasi bawah akan tersumbat. Tentu saja ini tidak baik untuk kelangsungan kerja ketika sedang berjalan maupun umur laptop anda.
read more...

ADSL (Asymetric Digital Subsriber Line)


ADSL mungkin salah satu istilah teknologi yang sering kita dengar akhir-akhir ini, seperti pada iklan layanan internet dari sebuah operator terkemuka di Indonesia. Pada kenyataannya teknologi ADSL tidak lah baru, karena telah ada sejak tahun 1989 oleh Perusahaan Bell Core. Namun, pada perkembangannya ADSL baru memasuki tahap riset dan pengembangan serius mulai tahun 1995. Kemudian mulai diimplementasikan ke banyak negara pada awal tahun 2000-an.
Konsep pertama yang perlu kita ketahui dari ADSL sebelum jauh masuk ke dalam teknologi itu sendiri adalah tentang akses broadband, yaitu metode pentransferan (pada kenyataannya di tumpangkan) data berkecepatan tinggi melalui jalur telepon kabel. ADSL berasal dari teknologi DSL, masih ada teknologi lain dalam keluarga DSL, disebut xDSL, antara lain HDSL, SHDSL, SSDSL,VDSL, IDSL dan sebagainya.


Berbicara ADSL sebenarnya adalah berbicara tentang teknologi modem, dimana didalamnya berisi proses pengubahan data melalui digital signal proccessing (DSP expert) tingkat lanjut dan modifikasi algoritma untuk disatukan melaui jalur telepon. Jauh kedalam, perbedaan antara modem ADSL dan modem konvensional adalah pada kecepatan transfer data. Pada modem konvensional (layanan dial up), kecepatan maksimum 56 kbps sedangkan pada ADSL berkisar 1,5 sampai 9 Mbps.
Perbedaan ini tentu saja disebabkan perbedaan penggunaan kisaran bandwith (lebar frekuensi) yang digunakan dalam teknologi akses tembaga. Pada modem konvensional bekerja di kisaran 4 khz sedangkan modem ADSL berada di atasnya, kisaran 34-1104 khz.

Family ITU Name Ratified Maximum speed capabilities

Teknologi xDSL

Tepatnya ADSL sendiri bekerja pada 512 kbps upstream dan 8Mbps downstream. Istilah kecepatan upstream dan downstream yang berbeda ini akan sering kita gunakan dan akan dibahas nanti.

Jaringan ADSL


ADSL circuit terhubung dengan perangkat ADSL modem di antara kedua ujungnya, didalam jalur tersebut terbentuk 3 kanal informasi: high speed downstream channel, a medium speed duplex channel, dan kanal POTS/ISDN. Di ujung jalur transmisi, kanal-kanal akan dipisahkan oleh filter, berupa spliter, sehingga antar layanan yang ada (ISDN dan ADSL) tidak akan saling menggangu. Kanal high speed berkisar 1,5-6,1 Mbps sedangkan duplex channel berkisar 16-832 kbps yang kemudian disatukan bersama sesuai sistem yang digunakan.
ADSL modem diimplementasikan pada standar hierarki Amerika Utara dan Eropa serta tersedia dalam berbagai kecepatan dan kemampuan. Konfigurasi minimal menawarkan 1,5 – 2,0 mbps downstream dan 16 kbps duplex channel , lainnya menyediakan kecepatan 6,1 Mbps dan 64 kbps duplex. Bahkan saat ini telah terdapat produk yang bernilai 8 Mbps downstream dan 640 kbps duplex. ADSL modem juga dapat menangani transport ATM (Asyncronous Transfer Mode) dengan kemampuan dan nilai berbeda sebaik internet protokol (IP).

Teknologi ADSL



Untuk membuat banyak kanal dalam satu jalur, ADSL modem membagi bandwith (pita frekuensi) telepon yang ada dengan 2 cara, yaitu Frequency Division Multiplexing (FDM) atau Echo Cancellation.
a. FDM menentukan 1 band untuk upstream data dan lainnya untuk downstream data. Kemudian downstream data dibagi lagi oleh TDM, satu sebagai high speed channel dan satu lagi sebagai low speed channels. Upstream path akan di multiplex sebagai low speed channel.
b. Echo cancelllation menentukan upstream band sebagai bagian yang keluar dari downstream path, yang kemudian diistilahkan sebagai local echo cancellation. Teknik ini biasa di gunakan pada v.32 dan v.34 modem.

Pada intinya, ADSL membagi daerah 4 khz untuk untuk POTS (Plain Old Telphone Services) dan DC di tiap ujungnya.ADSL modem mengatur penjumlahan data stream dengan memultiplexing downstream channel dan mengawasi channel bersama ke block dan menyalurkan kode koreksi error ke tiap block.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas kita dapat memahami tentang layanan broadband , yaitu membagi jalur yang ada untuk layanan baru tanpa menggangu layanan pendahulu. Dimana dalam konteks ADSL, layanan baru adalah pengiriman data berkecepatan tinggi sedangkan layanan lama adalah voice pada jaringan kabel tembaga.
Tentu saja kehadiran teknologi ADSL ini mampu menghadirkan layanan informasi dan multimedia berkecepatan tinggi langsung pada tiap pelanggan dengan memanfaatkan jaringan yang telah ada ataupun ekspansi jaringan baru. Tidak menutup kemungkinan, ADSL akan menjadi senjata baru bagi operator telekomunikasi penyedia jaringan kabel untuk menawarkan akses internet berkualitas sekaligus menyambung ”nyawa” jaringan telepon kabel yang semakin menurun popularitasnya.


Dokumen ini dibuat oleh
Baran Abdaha
111050053
STT Telkom Bandung
read more...

There are several tips for slackware newbie users after you finish an instalation:

1. Configure network card
the easiest way is using netconfig command, just follow steps there.

2. Configuring your scroll usb mouse
The key part is xorg.conf, cofigure it with your favourite text editor.
# mcedit /etc/X11/xorg.conf
find Core Pointer's InputDevice section;

Section "InputDevice"
# Identifier and driver
Identifier "Mouse1"
Driver "mouse"
Option "Protocol" "IMPS/2"
Option "Device" "/dev/mouse"
Option "Button" "5"
Option "ZAxisMapping" "4 5" 
red font is additional line for your configuration. Then save and quit.
(Need restart to see the result)

3. Running your network card
Slackware has provide Alsa as sound card database builder & configuration.
#alsaconf
Automaticly, Alsa will detect your soundcard and get freely to configure it. When you get in KDE environment, you can use KMIX to setting your sound thing on the other way.

4.Change Default Run Level
This steps will help you to avoiding typing startx as you want to GUI every you login to your machine.
# mcedit /etc/inittab
find:

# Default RunLevel
# id:3:initdefault:

change 3 to 4, as your default run level. So you will not see konsole view for next login and bring automaticly to your default window manager.
read more...

When you using Slackware 10.2, it's just provides you Firefox version 1.6. For some cases, that old Firefox not compatible and sometimes unstable. Here, i'll bring you steps to update it and get a newer one.

Updating your application:

1. Uninstall your old firefox. Run:tamax@tamazone:# pkgtool
2. Get a new firefox. You can get here, for Firefox 2.14 (latest 2.xx version)
3. Extract it, using

tamax@tamazone: /usr/local/src/# tar -xzvf firefox-2.0.0.14.tar.gz
tamax@tamazone: /usr/local/src/# cd firefox
tamax@tamazone: /usr/local/src/firefox# ls
after extracting finished, you will find firefox* in binary form so ready to excute.
you can check it out, by run:
tamax@tamazone: /usr/local/src/firefox# ./firefox
firefox* has default permission -rwxr-xr-x, so it's excuteable for all users.


The next Step, create a new icon to the desktop. It's an easy step, just follow several instruction.

1. Right Click on to your wallpaper, to show the options.
2. Choose New Folder-->Link to Application.
3. Fill an empty main box and you may change an icon
4. it's possible to change permission at second tab, but generally it couldn't be used.
5. On the last tab, Application tab, you'll find main setting here. Fill description & comment as you want. The important one is command box, fill in with the location where the binary code of firefox.
read more...

Malem ini, sambil nungguin ank yg lagi di test RG seperti biasa gw berselancar ke beberapa site favourite gw. Fokus gw lagi penuh ke site echo.or.id, ada pertanyaan yang sebenernya udah temen-temen tau jawabannya. Gak lain tentang flooding, bagian dari metoda DoS(denial of services). Masalah ini sebenernya klasik, dan dulu gw sempet mempelajari dan skarang coba" cari refrensi lain di mbah google. Lumayan lah, da satu yang jelas n enak di pelajari walopun dah jebot man....
http://ezine.echo.or.id/ezine2/ddos~Moby.txt

Denial of service sendiri adalah metoda untuk menghambat servis" yg diinginkan dengan menghabiskan seluruh resources target mulai dari jaringan, software hingga hardware. Prakteknya DoS dilakukan dengan membanjiri (flooding) target dengan berbagai permintaan yang dilakukan hingga resources target tidak akan mampu menanganinya.
Prakteknya sieh banyak tools yang tersedia di internet, sok aja cari di google. Tapi gw suka yang klasik ajah, flood dengan ICMP (known as eksploitasi paket iceempe...hehehe3, sok atuh dibaca lagi tutorial).
Penanganannya serangan ini gak pasti (mutlak), coz butuh perlakuan yang bermacam"untuk tiap case.

Gw juga punya pengalaman pribadi dengan DoS, yang intinya jangan maen" dengan nieh metode. Anak sekostan gw, pernah da yg berantem gara" yang satu ngeflood yg lain waktu lagi maen game jaringan. Flood nya dengan perintah net send(gak tau gw apa namanya paketnya) Jaringan jadi lemot, plus yg maen pada keganggu. Seru tuh, tapi gak nyampe bentrok fisik seh.=)
read more...

kadang kali, ketika kompie kita dengan linuxnya dipinjam teman ada aja perubahan yang gak diinginkan....
gw sendiri gak penting2 amat begituan, tapi iseng aja sekedar pengetahuan..
dari hasil search di google, ada nieh tips2 keren..

http://www.linuxquestions.org/linux/answers/Applications_GUI_Multimedia
/Deepfreeze_for_Linux

bacanya pelan2 yah, biar ngerti....^_^
read more...

diD y0u kN0w?

http://www.o-om.com Did You Know... »»

diGiTaL cLocK

frEE cHats


Free chat widget @ ShoutMix

aRchiEvEs

Categories

tamaxLearning

pRofile

My photo
Menamatkan pendidikannya dari sekolah yang identik dengan tukang telepon. Punya rasa ingin tahu yang besar pada ICT dan Telekomunikasi. Biasa menghabiskan waktu luangnya di banyak halaman forum, portal berita & jejaring sosial pastinya.

GoogLe fEatuRe